Forgupaki Sumut Adukan Kekurangan Guru Agama Kristen ke Anggota DPD RI
Medan, 18 Maret 2025. Ketua DPW Forum Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia (Forgupaki) Sumatra Utara, Dedi Situmorang, bersama Ketua DPC Forgupaki Kota Medan, Samuel Simanulang, melakukan audiensi dengan anggota DPD RI asal Medan, Pdt. Penrad Siagian. Pertemuan ini membahas urgensi pemenuhan kebutuhan guru agama Kristen di sejumlah sekolah negeri di Sumatera Utara, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK, dalam audiensi tersebut, Forgupaki menyoroti masih banyaknya sekolah negeri yang kekurangan atau bahkan tidak memiliki guru agama Kristen. Kondisi ini mengakibatkan pembelajaran agama Kristen terhambat, padahal mata pelajaran tersebut menjadi hak siswa beragama Kristen. Dedi Situmorang menekankan, masalah ini telah berlangsung lama dan membutuhkan intervensi serius pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, “tidak sedikit sekolah di Sumut yang kelas agama Kristennya kosong karena tidak ada pengajar. Ini berdampak pada pembentukan karakter dan spiritual siswa. Kami mendorong pemerintah untuk membuka formasi guru agama Kristen secara masif dan mempercepat redistribusi guru agar pemerataannya adil,” ujar Dedi.
Samuel Simanulang menambahkan, selain kekurangan guru, masalah sertifikasi dan kesejahteraan guru agama Kristen juga perlu menjadi perhatian. “Guru yang sudah mengabdi puluhan tahun seringkali terhambat administrasi. Ini memengaruhi motivasi mereka,” jelasnya.
Pdt. Penrad Siagian, sebagai perwakilan DPD RI, menyatakan komitmennya untuk menyuarakan isu ini ke pemerintah pusat. “Pendidikan agama adalah hak konstitusional. Kami akan mendorong Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama untuk mengevaluasi formasi guru, terutama di daerah dengan populasi Kristen signifikan seperti Sumut,” tegasnya.
Forgupaki berharap kolaborasi dengan DPD RI ini dapat mempercepat terbitnya kebijakan yang menjamin ketersediaan guru agama Kristen, sekaligus memastikan pendidikan agama berbasis kebutuhan siswa terpenuhi. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga kualitas pendidikan holistik di Sumatera Utara.
Laporan: Tim Jurnalis Forgupaki Sumut
(Sumber: Hasil Audiensi 18 Maret 2025)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar